Masukkan istilah pencarian Anda
BN
Google
Kirim formulir pencarian
Home
Politik
Korupsi
Nasional
Internasional
Ekonomi
Showbiz
Olahraga
Kota
Tekcno
Pendidikan
Supranatural
Redaksi
DI MEDAN WARTAWAN MEDIA CETAK DAN ELEKTRONIK DEMO
Tuntut Kebebasan Pers Tanpa Kekerasan
Selasa, 9 Februari 2010 | 21:01:35
MEDAN - Puluhan wartawan media cetak dan elektronik yang tergabung dalam Forum Jurnalis Medan, serta LBH Medan, Kontras, PBHI, Infokom PP, Fakultas Hukum UMSU, Sahabat Center, berorasi di persimpangan Majestik di Jalan Gatot Subroto Medan, dan menyusul di gedung DPRD – Sumut serta kantor Gubernur Sumut, Selasa [09/02].
Dalam orasinya, para wartawan mengecam aksi – aksi kekerasan dan kriminalisasi terhadap kebebasan pers yang dilakukan pihak RSUP H.Adam Malik Medan yang menyekap 5 orang jurnalis dari berbagai media dan elektronik yakni Pendi Ahmad (Metro 24), Reza (Pos Metro), Al Amin (Metro Aceh), Ahmad Zulfikar (MNC TV), dan Wahyu (SCTV), yang hendak meliput adanya dugaan malpraktek yang dilakukan dokter di rumah sakit tersebut.
Selain ke 5 wartawan yang disekap diwaktu yang sama juga ada sejumlah rekan-rekan wartawan lain yang turut mengalami aksi kekerasan oleh oknum pihak RSU Adam Malik yakni Yasir (TV One)) yang kameranya ditampar dan Ahmad Zulfikar (MNC TV) yang sempat terjatuh akibat ditendang oleh salah seorang satpam rumah Sakit.
Memang sebagai Pekerjaan wartawan penuh resiko atas tanggung jawab tugasnya. Untuk itu Forum Jurnalis Medan, sebagai salah satu wadah perkumpulan wartawan di Medan, dalam memperingati Hari Pers Nasionalke 64 Tahun yang jatuh pada hari ini,Selasa (09/02), menyampaikan pernyataan sikap menyesalkan aksi penyekapan dan tindak kekerasan oleh dokter dan satpam RSUP Haji Adam Malik terhadap sejumlah wartawan media cetak dan elektronik.
Mereka juga meminta kepada penegak hukum agar para tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan menagkapnya, meminta DPRD Sumut mendesak pihak managemen RSUP Haji Adam Malik agar bertanggung jawab atas kejadian tersebut, dan meminta Gubsu H. Syamsul Arifin SE, agar mendukung kebebasan Pers di Sumut, serta meminta kepada semua pihak untuk menghormati kebebasan pers untuk kemajuan demokrasi.
“ Kita tentu mengecam aksi – aksi kekerasan dan kriminalisasi terhadap kebebasan pers. Karena aksi itu akan terus terjadi jika tidak ada upaya untuk menghentikannya. Banyak catatan lembaran hitam tentang kasus kekerasan dan kriminalisasi terhadap wartawan,” tukas Arif Rifai, selaku Ketua.
Beberapa contoh, kasus yang dialami Imbang Tua Siregar, seorang wartawan di Tanjung Balai yang dilakukan pejabat Pemkab Tanjung Balai pada 2009 yang lalu, kasus pemukulan wartawan Medan Bisnis yang dilakukan oknum security rumah dinas Pemko Pematang Siantar, kasus tewasnya Elyudin Telaumbanua, Harian Berita Sore Medan yang diculik (24/08) 2005, dan yang
terakhir menimpa Horden Silalahi wartawan MNC TV yang dipukul Ketua Kadin Taput, Banjir Simanjuntak pada 21 Januari 2010 lalu
Dalam orasinya para para wartawan menyesalkan aksi penyekapan dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh dokter dan satpam RSU Adam Malik Medan terhadap sejumlah wartawan pada Sabtu kemarin dan meminta agar kasus tersebut diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, khususnya di UU No. 40 tahun 1999 Tentang Pers.
Meminta pihak kepolisian menangkap dokter dan satpam yang terbukti melakukan aksi kekerasan terhadap para wartawan tersebut, meminta DPRD sumut untuk mendesak pihak manajemen RSUP Adam MAlik agar bertanggungjawab atas kejadian ini dan menindak petugasnya yang terbukti melakukan kekerasan terhadap wartawan, meminta Gubernur Sumut dan aparat jajaran dibawahnya agar memperhatikan dan mendukung kebebsan Pers di Sumut, Meminta DPRDdan Gubernur Sumut memperhatikan tingkat kesejahteraan wartawan di sumut sesuai dengan ketentuan penggajian yang layak, meminta kepada semua pihak untuk menghormati kebebsan Pers demi kemajuan Demokrasi
FORM DATA KEKERASAN PERS AJI November 2008 – November 2009
Nama Kota/propinsi : Medan, Sumatera Utara
Nama Ketua AJI : Rika Yoes
Nama Koordinator Advokasi :Henry Sitinjak
1. Jumlah kasus kekerasan (total) 11 kasus
Perincian (diikuti tgl/korban/jenis kekerasan/tempat/pelaku)
- Dugaan Pembunuhan (termasuk ancaman) 1 kasus
20 Oktober 2009, wartawan Mingguan Aspirasi Medan M Agus Hutapea/dugaan pembunuhan/ temukan tewas di pinggir jalan di
Kampung Hinalang pukul 03.00 WIB/belum diketahui
- Penganiayaan/penyiksaan (termasuk ancaman) 3 kasus
1.Tanggal 13 Nopember 2008. Sejumlah wartawan lokal di Tebing Tinggi/ancaman penganiayaan/ Kejari Tebing tinggi-Deli/sejumlah
preman pengawal Bupati Batubara Terpilih OK Arya
2.Tanggal06 Juni 2009, wartawan Medan Bisnis, Hadi Oki Cahyadi/pemukulan dan penamparan/kampus Universitas Sumatera Utara
(USU)/ Koordinator Pengawas Ujian sekaligus Dosen USU Wara Sinuhaji.
3.Tanggal 3 Agustus 2009. Wartawan Medan Bisnis, Jhonny Sitompul/pemukulan dan penganiayaan/ pelataran kantor usai wawancara
dengan Kadis PPKA (Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset) Agus Tripriyono/ oknum satpol PP Pemkab Sergai.
-Penyerangan/perusakan 0 kasus, Penculikan (termasuk ancaman) 0 kasus, Pemenjaraan/penyanderaan 0 kasus,
Pelecehan/penghinaan/pengusiran 5 kasus.
1.27 Nopember 2008. Wartawan Analisa, H Manaf/ pengusiran/ workshop KPK dan DPRD Binjai di ruang utama gedung DPRD Binjai/
staf DPRD, Kumar. 2.21 April 2009, wartawan Medan Bisnis, Divisi Advokasi AJI Medan/ pengusiran/ di RSUP H Adam Malik Medan/
petugas Bagian Intalasi RSUP H Adam Malik, Misra Panjaitan. 3.22 April 2009, wartawan surat kabar Pos Metro Medan Mula
Tinambunan dan reporter radio Elshinta, Amsal/ pengusiran/ tenda rekapitulasi suara ulang KPU Medan di Asrama Haji Medan/
petugas Samapta Poltabes Medan A Jalil Sinaga. 4.31 Agustus 2009, sejumlah wartawan media cetak dan eletronik/pengusiran/ di
lantai II gedung Dit Reskrim/ Wadir Reskrim Poldasu AKBP Edi Sumitro Tambunan. 5.31 Agustus 2009. Beberapa wartawan dari
media cetak/ pengusiran/ dari ruang gedung kantor PT PLN (Persero) Ranting Kisaran/ petugas Polres Asahan.
-Penyensoran (termasuk ancaman) 1 kasus, Februari 2009. Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) Medan/ancaman pembredelan dan
penutupan/ di kantor SIB Jalan Katamso Medan/ ribuan massa. Tuntutan/pengaduan hukum 1 kasus, 11 April 2009. Andi Siahaan,
kontributor Trans TV di Pematang Siantar/ tersangka dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan/ di kecamatan Siantar
Timur/ Pelapor Camat Siantar Timur, Junaidi Sitanggang.(Budi)
Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*
:
Email Anda*
:
Website Anda
:
Komentar Anda*
:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
22:23
12 TKI di Saudi Terancam Hukuman Mati
22:18
Amien Jagokan Hatta Capres 2014
22:11
Pers Mendukung Pertumbuhan Ekonomi
22:07
PT. PLN Dumai Buka Kran Penyambungan ...
22:04
Aspamigas Himbau Pemerintah Kota Dumai...
21:58
Dir CRM Telkom serahkan bantuan kepada...
21:56
Ketua DPRDSU Gelar Buka Puasa
21:54
H Efdi Boy Nasution SH: Saptam Bank...
21:42
Mahasiswa HPP Saf Gelar Pasar Murah
21:35
Walau Kota Termuda Subulussalam Mampu...
09:54
Lurah Siti Rejo III Terkesan Lindungi...
20:20
Komisi B DPRD Sumut Ke DPR RI
20:18
Kel Sidorejo Hilir Kecamatan Medan...
20:16
Janji Pemko Medan : Jalan Rusak Akan...
20:13
Wakil Ketua DPRD Kota Medan : Sampah...
22:22
Bank CIMB Niaga Cabang Aksara Di Rampok
22:18
Parat Paripurna Reses DPRD Sumut :...
22:13
DPRD Sumut Desak Pemko Bangun Panti...
22:08
Polsek Suggal Razia Petasan
22:05
Iventaris Aset Pemko Medan Baru 60...
klickebrita @ all right reserved (2010) design by mimient van that