BN

Penggerebekan Teroris di Pamulang
Teroris Tewas Bukan Warga Gang Asem

Selasa, 9 Maret 2010 | 18:18:00
Jakarta - Dua tersangka teroris yang tewas dalam penggerebekan Densus 88 di kediaman dokter Fauzi, bukan warga asli Gang Asem, Jalan Dr Setiabudi, Pamulang, Banten. Demikian pula dua orang yang dibekuk. `Orang-orang tersebut bukan warga sini,` ujar Zaini, Ketua RT 03/05 Gang Asem, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (9/3/2010).

Zaini menjelaskan, 4 orang tersebut pernah datang ke rumah Fauzi usai mengikuti pengajian yang diadakan oleh Abu Jibril.

Menurut Mabes Polri, 2 orang yang tewas dalam penggerebekan di Gang Asem berinisial R dan H. Mereka ditembak mati karena berusaha melawan. Sementara BR dan SB adalah orang yang ditangkap.

Rumah dr Fauzi Digembok & Diberi Garis Polisi
Setelah Tim Puslabfor melakukan pemeriksaan, rumah mewah milik dokter Fauzi di Gang Asem, diberi garis polisi. Pintu pagar rumah berlantai 2 itu langsung digembok.

Sekitar 10 orang personel polisi dari Polsek Pamulang berjaga-jaga di depan rumah Fauzi di RT 03 RW 05 nomor 15 B, Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (9/3/2010).

Rumah bercat warna coklat tua dan coklat muda ini tidak mengalami kerusakan berat. Bangunan rumah itu diperkirakan seluas 100 meter persegi. Hanya pintu bagian belakang yang rusak akibat dijebol paksa Densus 88 saat penggerebekan pada pukul 12.30 WIB ini.

Pintu dan jendela rumah Fauzi dibiarkan terbuka. 1 Motor Yamaha Mio berwarna merah bernopol B 6194 SFY terparkir di garasi. Di halaman depan, terlihat ayunan dan perosotan yang biasa dimainkan oleh anak-anak Fauzi.

Tiga anak dan istri Fauzi 'diamankan' polisi sebelum penggerebekan. Dua orang tewas saat hendak kabur dari rumah itu yaitu R dan H.

YI Datang ke Warnet Multiplus Tiap Malam, Dikenal Jarang Bayar Parkir
YI, tersangka teroris yang tertembak di Ruko Multiplus Pamulang, setiap malam datang ke warnet di waralaba tersebut. YI dihapal tukang parkir karena seringkali tidak bayar uang parkir.

"Dia sering nggak bayar parkir," ujar tukang parkir Multiplus, Fuad, yang ditemui di lokasi, Jl Siliwangi, Pamulang, Selasa (9/3/2010).

Menurut Fuad, YI biasanya datang ke Multiplus sekitar pukul 21.00 WIB malam. Dalam ingatan Fuad, tinggi YI sekitar 170 cm. Badan YI besar, berjenggot dan berkumis dengan kulit sawo matang.

Fuad menjelaskan bahwa YI kerapkali datang bersama teman-temannya. Ia sering memakai motor Supra Fit abu-abu nomor polisi B6174ECZ.

Siapa YI? Informasi yang didapatkan detikcom YI adalah Yahya Ibrahim. Dia merupakan orang penting dalam pemasokan senjata kepada teroris di Aceh.

Saat peristiwa penembakan terjadi, Fuad mendengar suara tembakan 4 kali. Karena kaget, Fuad pun langsung lari ke dalam warteg yang berada di samping ruko.

Fauzi Bertubuh Gempal dan Brewokan, Istrinya Pakai Cadar
Bagaimana kehidupan keluarga dokter Fauzi yang rumahnya menjadi sasaran penggerebekan Satuan Densus 88 Mabes Polri? Menurut warga, Fauzi dan keluarga adalah pribadi yang baik dan ramah.

Fauzi yang bertubuh gemuk, pendek, berkulit putih, brewokan dan memiliki janggut cukup lebat cukup ramah dan baik. Banyak warga yang berobat ke tempat praktek dokter Fauzi.

Fauzi adalah warga asli Gang Asem. Ia sudah puluhan tahun tinggal di Gang Asem.

Sedangkan Istri Fauzi, Nia memang cenderung tertutup dan jarang bergaul dengan warga. Aktivitas sehari-hari Nia hanyalah mengantar ketiga anaknya sekolah.

"Nia itu kulitnya putih, tinggi sekitar 150 cm dan pakai cadar. Pakai cadarnya baru 1 tahunan ini setelah ikut pengajian Abu Jibril. Sebelumnya pakai jilbab biasa," jelas salah satu warga, Neneng, saat ditemui di lokasi, Selasa (9/3/2010).

Fauzi memiliki tiga orang anak, seorang laki-laki dan dua wanita. Anak pertamanya adalah laki-laki bernama Hanif yang kini duduk di kelas 5 SD. Anak kedua, Alif duduk di kelas 3 SD. Yang terakhir Abil kini masih kelas 2 SD.
Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*:
Email Anda*:
Website Anda:
Komentar Anda*:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
 
 

klickebrita @ all right reserved (2010) design by mimient van that