BN

Sekda Medan Dukung Dialog Publik LIPPSU
Masyarakat Harus Bergandengan Tangan Bangun Kota Medan

Kamis, 22 Juli 2010 | 21:11:21
MEDAN - Sekretaris Daerah Kota Medan H Mhd Fitriyus meminta semua elemen masyarakat untuk bergandengan tangan dalam membangun kota Medan hari ini dan akan datang.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, karenanya partisipasi masyarakat harus ada di dalamnya,” ujar Sekda Medan Fitriyus ketika menerima audiensi pengurus dan panitia Dialog Publik LIPPSU “Menatap Kota Medan Hari Ini dan Akan Datang” di ruang kerjanya, Kamis (22/7).

Mereka yang diterima Sekda, Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik, Sekretaris merangkap Wakil Sekretaris Panitia Drs Partono Budy, Ketua Panitia Rianto Aghly SH, tiga unsur panitia Suwardi SH, Amri Koto dan Nanda. Turut mendampingi Sekda Kabag Humas Hanas Hasibuan, Kabag Protokol Guntur, Kabag Pemberitaaan Jurmal, staf humas Sofyan.

Lebih lanjut Sekda mengatakan, pemerintah Kota Medan menyambut baik Dialog Publik yang digelar LIPPSU pada 31 Juli 2010 di Hotel Madani Medan, karena dengan kegiatan ini bersama masyarakat akan diketahui permasalahan dan kendala apa yang dihadapi pemerintah kota Medan. “Ya banyak hal yang harus didiskusikan, kalau dipikir sendiri, nantinya salah dan rugi sendiri,” papar Sekda.

Yang jelas, lanjut Sekda, kota Medan harus lebih baik dari yang kemarin, dengan peran serta elemen masyarakat. “Apapun ceritanya, dengan niat yang ikhlas dan ridho Allah, itu yang nomor satu,” harapnya.

Sebelumnya dalam laporannya kepada Sekda, Sekretaris LIPPSU Drs Partono Budy mengatakan, Dialog Publik dengan keynote speaker diharapkan disampaikan tokoh masyarakat Ir HM Yusuf Pardamean dan para pembicara lainnya, akan menjadi masukan dan referensi bagi penyelenggara kota untuk membangun kota Medan ke depan.

Momentum

Senada dengan itu, Ketua Panitia Dialog Publik Rianto Aghly SH menandaskan, kegiatan ini yang akan dihadiri sekitar 150 orang yang terdiri atas berbagai elemen, termasuk kalangan akademisi menjadi momentum untuk membangun kota berpenduduk 2,4 juta jiwa secara lebih baik.

Hal yang sama dijelaskan Direktur Eksekutif LIPPSU Azahari AM Sinik bahwa persoalan Kota Medan 10 tahun ke belakang mengalami gelombang. “Karenanya, melalui dialog nanti diharapkan menjadi referensi dan masukan untuk berbenah. Hasil dari dialog publik akan diserahkan kepada Walikota Medan terpilih Rahudman Harahap dan Wakil Zhulmi Eldin agar disikapi dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dialog Publik dengan tema Menatap Kota Medan Hari Ini dan Akan Datang mengundang sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Ir H Syaiful Bahri, Msi, dua guru besar USU, Prof Ir Muhammad Nawawi Lubis Msc, Prof DR Bachtiar Hassan Miraza dan Pakar Lingkungan Hidup, Ir H Awaluddin Thayab.

Kemudian, untuk panilis hadir tokoh masyarakat Kota Medan, yang juga mantan Walikota Medan, H Bachtiar Djafar dan keynote speaker Ir HM Yusuf Pardamean, tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPR RI.(er)
Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*:
Email Anda*:
Website Anda:
Komentar Anda*:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
 
 

klickebrita @ all right reserved (2010) design by mimient van that