BN

Pj WALIKOTA MEDAN `PASANG TELINGA` LEWAT JARINGAN INTERNET
* Merangkul Facebook Sukseskan Kota Medan

Rabu, 9 Desember 2009 | 13:59:12
MEDAN - Dewasa ini, kehadiran teknologi diyakini adalah simbol kekuatan mutlak membawa pengaruh signifikan terhadap perubahan global pada kehidupan sosial kultur kemasyarakatan.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang mampu menggabungkan unsur informasi dan komunikasi, sehingga menjadi model interaksi sosial masyarakat modern.

Sebagai individu modren, institusi, maupun pemerintah ikut melakukan berbagai upaya untuk memanfaatkan perkembangan teknologi informasi melalui jaringan internet dengan berbagai cara.

Sedangakan pemanfaatan jaringan internet tersebut diyakini pula dapat menghasilkan sebuah sistem pembelajaran hingga pula dapat menciptakan suatu sarana untuk berinteraksi menghasilkan suatu hal positif.

Sebagai negara berkembang, banyak pemimpin dunia mengandalkan jaringan internet sesuai kebutuhannya guna mensukseskan pembangunan di wilayah kekuasaannya. Hal itu pulalah tengah dilakukan seorang Pj Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap MM dalam memanfaatkan layanan situs pertemanan atau akrab disebut Facebook.

Ditemui di kediamannya, Rahudman mengatakan, “perekembangan tekonologi informasi sudah sepantasnya kita manfaatkan sesuai kebutuhan. Sebab, sebagai masyarakat kota berekembang, kita harus mampu membuka diri dengan perkembangan teknologi tersebut”, harapnya.

Sebagai seorang pemimpin cerdas memanfaatkan jaringan internet, Rahudman pun memilih melakukan aksi “pasang telinga” lewat jaringan internet. Tujuannya agar dapat merangkul warga Kota Medan (pengguna internet) dalam sebuah interaksi komunitas atau facebooker.

Hal itu dimaksudkan agar para Facebooker tadi dapat memberikan masukan-masukan maupun kritikan yang positif. Kemudian hasil pemikiran mereka diharapkan pula dapat menuntun kebijakannya menata kembali kota Medan di segala sektor, khususnya ikut bersama-sama dengan masyarakat menuju mensukseskan Kota Medan Bersih, Indah dan Ceria (Gembira Ria).

Disamping itu, aksi “pasang telinga’ dijaringan internet tadi diharapkan pula menjadi budaya modren sebagai alat untuk ‘membuka diri’ yang lebih efektif guna mendekatkan diri antara para pemimpin dengan rakyatnya. Oleh karena itu Rahudman yakin, bahwa potensi masyarakat Kota Medan yang tengah menuju gaya hidup modren sehingga kemampuannya yang sudah sangat familer menggunakan jaringan internet serta berbagai jenis layanannya, mampu berinteraksi dengan pemimpinannya lewat situs pertemanan tadi.

Seperti diketahui, keseriusan Rahudman membangun Kota Medan di segala sektor sekaligus keinginanannya mendisain kota Medan yang selama ini terkesan semerawut menjadi kota “Gembira Ria” sudah dilaksanakan. Antara lain, melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), pengerukan drainase hingga pembangunan infrastruktur jalan.

Meskipun langkah bijak itu dilakukan namun banyak kalangan berpendapat, langkah diambil Rahudman dipandang adalah langkah diktator. Bahkan hal itu dianggap pula sebagai bentuk egoisme tidak berprikemanusian karena tidak memikirkan nasib para PKL mencari nafkah menghidupi keluarganya. Apakah benar begitu..?

“Sebelum pihak Pemko mengambil kebijakan itu, kita juga telah memberikan solusi kepada para PKL agar berjualan di lokasi yang sudah kita tentukan”, tegas Rahudman.

Meskipun adanya pro dan kontra, namun langkah yang penuh perhitungan diambil Rahudman, tentunya beranut pada Peraturan Daerah (Perda) sekaligus juga dinilai merupakan upaya menyahuti keinginan berbagai pihak masyrakat kota yang menginginkan kota Medan kearah lebih baik lagi.

Sebagai seorang pemimpin yang baik, sejatinya harus pula memiliki kemampuan untuk mengakomodir keinginan pihak lainnya yang tujuannya untuk menciptakan rasa kebersamaan. Sebab, masalah rakyat adalah masalah pemerintah!!!.

Keinginan baik masyarakat dan Pemerintah membangun kota idealnya haruslah jalan beriringan. Maka dari itu, tujuan kebersamaan adalah modal pondasi utama seorang pemimpin seperti Rahudman untuk berupaya menyakini masyarakat kota bahwa, betapa pentingnya pentaan kembali kota Medan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sehingga ikut mensukseskan menuju kota “Gembira Ria”.

“Saya mengharapkan sekali jika masyarakat mau memberikan saran positif ke pada saya lewat facebook untuk saya ketahui mengenai dukungan masyarakat guna mensukseskan kota “Gembira Ria”, sekaligus juga dapat mengetahui rancangan pembangunan seperti apa yang diinginkan masyarakat kota ini ke depan”, harapnya.

Menurut Rahudman, dengan membuka situs pertemanan itu, Rahudman yakin kedepannya juga akan berdampak positif sehingga mempengaruhi cara kepemimpinannya yang masih muda belia dan penuh tantangan tersebut.

Disamping itu, dia juga sangat optimis dengan adanya jalinan pertemanan lewat jaringan internet tersebut dapat mengajak masayarakat kota untuk mensukseskan Kota Medan “Gembira Ria” sesuai harapan bersama.

“Sebagai warga kota berpikiran modern tentunya kebersihan kota adalah salah satu pertanda menuju masyarakat yang modern pula”, tandasnya.

Walaupun dikenal oleh teman-teman sebagai pemimpin yang jarang senyum tersebut, tapi dibalik itu, Rahudman adalah seorang tekonologier yang ingin membina hubungan kepada masyarakat luas melalui jejaringan internet untuk tujuan bersama yakni mensukseskan menuju Kota Medan “Gembira Ria”. Nah, apakah Rahudman juga akan memanfaatkan fasilitas jaringan operator seluler guna mencari dukungan dalam menyuskseskan impian warga kota untuk membenahi Kota Medan menuju Kota Metropolitan, Modren, Madani dan Regilius ? Mari kita nantikan gebrakan Rahudman selanjutanya !. (Ismail Nasution)

Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*:
Email Anda*:
Website Anda:
Komentar Anda*:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
 
 

klickebrita @ all right reserved (2010) design by mimient van that