Masukkan istilah pencarian Anda
BN
Google
Kirim formulir pencarian
Home
Politik
Korupsi
Nasional
Internasional
Ekonomi
Showbiz
Olahraga
Kota
Tekcno
Pendidikan
Supranatural
Redaksi
TERLIBAT POLITIK UANG, KETUA KPUD SERGAI DAN DUA ANGGOTANYA DICOPOT
Jumat, 18 Desember 2009 | 18:00:34
SERGAI - Suasana terik matahari membakar kulit, daun-daun pohon mangga yang
tumbuh didepan kantor KPUD Serdang Bedagai berjatuhan. Selasa,
kemarin, waktu menunjukkan pukul 01.30 WIB, meski bulan ini
telah memasuki proses Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada).
Namun suasana kantor kontrakan tersebut tidak terlihat kesibukan yang
berarti, hanya kegiatan kecil yang dilakukan staf dan honorer, mereka
sepertinya tak bergairah.
Seorang penjaga (Satpam) kerap disapa Ucok Korem yang biasanya duduk
didepan kantor hari itu tidak terlihat siaga mempelototi tamu yang
akan masuk. Kesenyapan menyelimuti ruang-demi ruang yang ada. Kursi
plastic, dan meja diletakkan disudut ruang utama kantor masih tersusun
rapi, dan masih membekas dibenak ketika terakhir kali Ketua KPUD
Sergai Abdul Firman Kusrin, dan dua anggotanya Hamdan dan Ismet
melakukan konfrensi pers yang mengagendakan pemilu kada yang sudah
dimulai.
Kini, suasana tersebut takkan terulang kembali, karena ketiga
komisioner tersebut dipecat dari jabatan dan keanggotaannya sebagai
penyelanggara pemilihan umum di Kabupaten Serdang Bedagai. “Dengan
berat hati sudah kita putuskan untuk memecat Abdul Firman (Ketua KPU
Sergai), Ismet Lubis dan Hamdan. Sedangkan Syahrianto dapat peringatan
tertulis,” ungkap Irham keua KPU Sumut kepada wartawan ketika itu.
Sanksi tersebut diberikan atas dasar dua klasifikasi pelanggaran yang
terbukti dan diakui oleh saksi dan yang bersangkutan. ketiga anggota
KPU Sergai dipecat karena melakukan politik uang dengan menjanjikan
akan memenangkan caleg tertentu ketika pemilu lalu. Meski kasus
politik uang yang dibeberkan caleg kebeberapa media ketika itu tidak
mendapat respon dari KPUD Sergai, bahkan mereka (komisioner) kerap
mengelak dari pertanyaan wartawan yang ingin menanyakan berbagai hal
yang sangat penting dalam pelaksanaan pileg (pemilihan legislatif)
kemarin.
Sebut saja, dari pengadaan logistic (kertas suara) dan sebagainya
hanya mereka dan oknum tertentu saja yang tahu, informasi berbagai
kegiatan terkesan sengaja ditutupi sebab kurang transparannya
informasi dalam proses pesta demokrasi tersebut.
Tender pengadaan surat suara serta transportasinya kurang jelas, item-dananya sampai hari ini belum pernah dipublikasikan kemedia massa agar masyarakat tahu karea penggunan uang rakyat harus transparan dan terbuka tidak ada yang perlu ditutupi.
Ibarat pepetah, sepandai-pandainya tupai melompat, sesekali akan jatuh
dan sepandai pandai menyimpan bangkai suatu saat saat akan tercium
juga. Faktanya sekarang Firman, Hamdan dan Ismet berdasarkan pengakuan
saksi pemberi uang kepada DK Etik KPU Sumut. Dewan Kehormatan (DK)
merekomendasikan sanksi administratif pemecatan, sedangkan Syahrianto, diberikan sanksi peringatan tertulis karena meninggalkan tugas keluar negeri tanpa berkoordinasi dengan KPU Sumut.
KepergianSyahrianto bersama Abdul Firman dan Ismet Lubis dinilai telah
melanggar Peraturan KPU Nomor 31 tahun 2008. Apa yang dilakukan anggota KPU Sergai menurut peraturan telah melanggar profesionalisme dan integritas kelembagaan. Apalagi kepergian ke luar negeri (umroh) dibiayai oleh kepala daerah.Seharusnya sebagai anggota KPU memahami bahwa mereka tidak dapat menerima hadiah dalam bentuk apapun yang dapat mempengaruhi indepedensi.
Elemen masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai sejak awal perekrutan
komisioner tersebut telah mewanti-wanti dan memberi sinyalamen serta
peringatan akan ketidak-netralan dan independensi mereka dalam
menjalan tugas sebagai penyelanggara pemilu.
Dan kini terbukti semuanya yang dikhawatirkan, kedepan media dan elemen yang ingin Kabupaten Serdang Bedagai lebih maju dan terlepas dari belenggu
penjajahan modern yaitu harta dan tahta, mau tidak mau harus
bersama-sama melakukan control dalam kehidupan sehari-hari di tanah
bertuah negeri beradat yang namanya sangat harum dinusantara.(suwitno)
Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*
:
Email Anda*
:
Website Anda
:
Komentar Anda*
:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
22:23
12 TKI di Saudi Terancam Hukuman Mati
22:18
Amien Jagokan Hatta Capres 2014
22:11
Pers Mendukung Pertumbuhan Ekonomi
22:07
PT. PLN Dumai Buka Kran Penyambungan ...
22:04
Aspamigas Himbau Pemerintah Kota Dumai...
21:58
Dir CRM Telkom serahkan bantuan kepada...
21:56
Ketua DPRDSU Gelar Buka Puasa
21:54
H Efdi Boy Nasution SH: Saptam Bank...
21:42
Mahasiswa HPP Saf Gelar Pasar Murah
21:35
Walau Kota Termuda Subulussalam Mampu...
09:54
Lurah Siti Rejo III Terkesan Lindungi...
20:20
Komisi B DPRD Sumut Ke DPR RI
20:18
Kel Sidorejo Hilir Kecamatan Medan...
20:16
Janji Pemko Medan : Jalan Rusak Akan...
20:13
Wakil Ketua DPRD Kota Medan : Sampah...
22:22
Bank CIMB Niaga Cabang Aksara Di Rampok
22:18
Parat Paripurna Reses DPRD Sumut :...
22:13
DPRD Sumut Desak Pemko Bangun Panti...
22:08
Polsek Suggal Razia Petasan
22:05
Iventaris Aset Pemko Medan Baru 60...
klickebrita @ all right reserved (2010) design by mimient van that