BN

BEA CUKAI DUMAI KEMBALI TANGKAP PEMBAWA SABU DAN EKSTASI DARI MALAYSIA

Ahad, 7 Februari 2010 | 20:32:24
DUMAI (RIAU) - Tim Bea & Cukai (BC) Dumai Kembali menangkap dua orang wanita pembawa sabu – sabu dan ekstasi di pelabuhan penumpang Inter nasional Kota Dumai yang datang dari dari Negara jiran Malaysia. Sabtu (30/1)kemarin seorang wanita Ibu Rmah Tangga (IRT) Es (43) WNI Turunan warga Bagan Siapi-api Rokan Hilir Riau telah dicurigai ketika turun dari KM Ferry Indomal Express 3 yang membawa penumpang dari Port Kelang Malaysia.

Setelah diperhatikan gerak-gerik Es yang telah mencurigakan lalu petugas Bea Cukai tersebut telah membawa Es keruang pemeriksaan, dan telah dilakukan pemeriksaan ternyata Es membawa 2100 butir ekstasi disimpan didalam BH dan celana dalam yang sudah dijahit rapi dari Malaysia yang akan dibawa ke Bagan Siapa-api.

Sedangkan Mi (44) janda beranak tiga warga Pekanbaru ini juga ditangkap pada hari yang sama Minggu (31/1) dengan menumpang KM Ferry Indomai Express 1 dari Port Kelang Malaysia. Dari Mi dapat diamankan Sabu-sabu sebanyak 7 paket, diantaranya 2 paket disembunyikan di dalam celana dalam sedangkan yang lainnya disita dari dalam BH.

Menurut keterangan Kasi Penindakan dan Penyelidikan (P2) B&C Dumai, Hery Pridanjono kepada wartawan, kedua wanita tersebut telah ditangkap karena mencurigakan, yang artinya cara pandangnya dan dengan cara berjalan sangat janggal diperhatian. Namun menurutnya, kedua wanita tersebut ketika diperiksa, mengaku sebagai kurir seperti pengakuan Es yang di upah Rp500 ribu per paket untuk membawa barang haram tersebut dari Malaysia ke Bagan Siapi-api.

Dalam keterangan Mi bahwa barang tersebut adalah titipan dari Edy warga Negara Indonesia yang berada di Coket Kuala Lumpur Malaysia yang akan di bawa ke Pekanbaru. Namun menurut Kasi P2 Hery, yang mana pelabuhan Dumai adalah merupakan salah satu inceran penyeludupan Narkoba perlu pengawasan.” Karena Pelabuah Dumai ini sebagai salah satu inceran para penyeludup Narkoba maka kita akan meningkatkan pengawasan yang lebih ekstra ketat, “katanya. (Ariston Sitorus)
Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*:
Email Anda*:
Website Anda:
Komentar Anda*:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
 
 

klickebrita @ all right reserved (2010) design by mimient van that