BN

GARA GARA LISTRIK PADAM, AKTIFITAS RSU PIRNGADI MEDAN SEMPAT LUMPUH
Korslet Dikarenakan Pemadaman Listrik

Selasa, 9 Februari 2010 | 11:02:41
MEDAN - Lagi-lagi Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pembohongan public dan menjelaskan bulan Februari ini tidak akan terjadi lagi pemadaman listrik. Buktinya, RSU Dr Pirngadi Medan telah terjadi pemadaman listrik dan mebgakibatkan mesin elektrikal korslet memercikkan api dan asap tebal.

Menurut keterangan Juru Bicara (Jubir) Dirut RSU Dr Pirngadi Medan, drg Susyanto, api terjadi sekira pukul 09.20 Wib, dimana saat itu terjadi pemadaman listrik di lingkungan rumahsakit milik Pemko Medan itu.

“Tadi ka nada mati lampu, secara otomatis genset kita kan menyala, disaat terjadi pertukaran itu terjadi trouble meteran lift sehingga timbul panas dan menyebabkan terjadinya percikkan api,” jelas Susyanto disela-sela kepanikan itu, Senin (8/2).

Saat ini, masih dikatakan Susyanto, pihaknya sudah koordinasi dengan PLN dan tekhnisi lift. “Dan untuk mengatasi hal ini, terutama di Ruang ICU kita sudah melakukan penghidupan genset untuk menghidupkan ventilator, itulah bantuan untukm memberikan pernapasan kepada pasien,” sebutnya.

Akibat terjadinya pemadaman listrik dan terjadinya korslet tersebut, sejumlah pasien dan tenaga medis terperangkap di dalam lift Gedung Informasi, dimana di Lantai II-lantai V lift mati dan terkunci. “Semuanya terkurung dan Alhamdulillah semuanya sudah kita evakuasi dengan baik,” kata Juru Bicara (Jubir) Dirut RSU Dr Pirngadi Medan, drg Susyanto, Senin (8/2).

Selain itu, Susyanto menjelaskan semua ruangan di Gedung Informasi tersebut belum menyala sama sekali. Ketika ditanyakan berapa tindakan operasi yang tertunda akibat peristiwa ini, Susyanto menjelaskan dirinya belum tahu.

“Saya belum mendapatkan laporan, namun yang jelas tindakan operasi kita pending dulu untuk sementara waktu,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang perawat yang bertugas di Ruang IX dan diketahui bernama Herna, saat ini terbaring lemah di Ruang XVII Kamar Putri Palem akibat dari peristiwa tersebut, sebab menurut informasi yang diterima, Herna salah satu diantara perawat yang terjebak di dalam lift.

Pantauan wartawan di Kamar Putri Palem, Herna masih terbaring lemah dan sedikit trauma akibat peristiwa yang menimpanya dan saat ini Herna dibantu dengan oksigen dan botol infuse.

Jubir Dirut RSUPM : Pasien Akan Dirujuk

Peristiwa yang membuat seluruh keluarga, pasien dan tim medis berhamburan ini akan segera ditindaklanjuti oleh managemen RSU Dr Pirngadi Medan dan mengharapkan hal ini secapat mungkin teratasi.

Juru Bicara (Jubir) Dirut RSU Dr Pirngadi Medan, drg Susyanto, menjelaskan, jika hal ini belum selesai, pihaknya akan merujuk pasien demi keselamatan mereka.

“Kita akan meminta kemitraan dengan rumahsakit lainnya seperti RSUP H Adam Malik Medan, RS Medica, RS Haji Mina dan rumahsakit lainnya untuk menolong pasien demi keselamatannya,” ujar Susyanto.

Dengan terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan itu, pihak rumahsakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan secepat mungkin mengatasi permasalahn ini.

Aktifitas RSUPM Lumpuh

Dikarenakan pemadaman listrik yang dilakukan PT PLN dan berujung mesin elektrikal korslet, aktifitas Rumahsakit Umum Dr Pirngadi Medan (RSUPM) menjadi lumpuh.

Pantauan wartawan di rumah sakit milik Pemko Medan itu, terlihat sejumlah staf, Juru Bicara (Jubir) Dirut, Susyanto dan petugas tekhnisi sedang memperbaiki mesin genset yang korslet tersebut.

Sementara itu berdasarkan pengamatan, ruangan Instlasi Gawat Darurat (IGD) juga belum menyala, tampak terlihat petugas medis lalu-lalang mengerjakan sesuatu pekerjaannya,

Sebelumnya, ketika terjadi korslet, sebanyak 5 pasien dievakuasi dari Ruang IGD ke area parkir rumahsakit dan terjadi kepanikan keluarga, pasien dan tim medis rumah sakit tersebut.

Saat terjadi mesin elektrikal RSU Dr Pirngadi Medan, anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, T Bahrumsyah juga hadir saat itu. Dengan kejadian seperti itu, Bahrum juga melihat adanya kepanikan yang terjadi.

“Meskipun terjadi kepanikan, namun pihak rumahsakit tidak ada sama sekali tindakan yang maksimal untuk menyikapi kepanikan tersebut,” jelas Bahrumsyah.

Seyogianya memang, lanjut Bahrum, ketika terjadi hal seperti ini, rumahsakit harus memiliki engine cadangan. “Kita melihat ini memang kejadian yang luar biasa, seperti lift tidak dapat beroperasi dan tindakan operasi tidak dapat dilakukan,” sebutnya.

Ironisnya Bahrum menilai, ketika pasien membutuhkan perawatan yang maksimal dan terjadi peristiwa itu, pasien terkesan diabaikan. “Kita lihat saja, bukan pasiennya yang diurus, namun perawat-perawatnya dulu yang memakai masker, seharusnya pasien dulu yang lebih diutamakan,” bebernya.

Saat ini memang Bahrum tidak mengetahui adanya korban jiwa, namun terjadi kepanikan yang luar biasa yang dialami oleh pasien. “Saat saya tanya tadi kepada pasien, dirinya terlihat sangat down,” timpalnya.

Terkait terjadinya pemadaman listrik dan berujung mesin elektrikal RSU Dr Pirngadi Medan menjadi korslet, anggota Komisi B DPRD Medan, T Bahrumsyah menegaskan agar pemerintah mencari solusi yang cepat dalam mengatasi hal ini.

Menurut Bahrum, terjadinya korslet ini merupakan salah satu eksis dari pemadaman listrik ini. “Kita tegaskan kepada pemerintah untuk secepat mungkin mengatasi permasalahan ini,” ujar Bahrum di RSU Dr Pirngadi Medan. Ini harus ditindaklanjuti oleh pemerintah, agar seluruh pelayanan-pelayanan yang sifatnya kepada masyarakat khususnya di rumahsakit tidak terulang kembali.

Bahrum juga menyayangkan mengapa rumahsakit pemerintah ini tidak memiliki lampu emergency yang seharusnya ada dan membuat masyarakat dalam hal ini pasien lebih nyaman. “Bukan hanya genset saja, namun lampu untuk keadaan emergency juga harus ada,” tandasnya sembari mengakhiri.(budi)
Silahkan Beri Komentar.
Nama Anda*:
Email Anda*:
Website Anda:
Komentar Anda*:
Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang diberikan oleh pembaca.
Harap menggunakan bahasa yang SOPAN dalam memberi komentar.
 
 

klickebrita @ all right reserved (2010) design by mimient van that